Senin 12/7 kemaren merupakan hari pertama masuk sekolah buat tahun ajaran 2010/2011. Yah kesannya sih biasa saja, namun telah mengembalikan situasi kemacetan yang selalu terjadi di daerah Johor dan sekitarnya. Ampyunn..
Tapi hari ini juga menjadi hari yang sangat special buat My Little Family, karena anakku Stella untuk pertama sekali duduk di bangku sekolah di TK St. Ignatius Medan. Hm, ngga terasa umurnya sudah 4 tahun, dan jadilah Stella murid TK-A di sekolah tersebut.

Jauh hari sebelum masuk sekolah, Stella begitu bersemangat bahkan terlihat sudah tidak sabaran untuk masuk sekolah. Namun 2 hari terakhir, Stella terlihat sedikit nervous dengan sedikit menghindar dari setiap topic-topik terkait sekolah. Badannya gatal-gatal sampai memerah, ngomongnya ngerayu terus sampai ngga selera makan. Hm, untung aku sudah pernah mendengarkan pengalaman serupa dari anak temanku, makanya ngga terlalu panic dengan fakta tsb. Aku cuma bilang ke mamanya, “tenang aja Ma, itu tanda-tanda dia sedikit stress, tapi ngga apa-apa, biasa itu di anak yang belum pernah sekolah” Tapi dasar Stella, doi memanfaatkan hal tersebut untuk bermanja-manja dan sedikit cengeng,hehe..

Akhirnya saat memasuki sekolah, dengan perasaannya yang sedikit nervous kami berusaha mengangkat mentalnya supaya tidak Down. Hm, orang yang biasanya ceriwis, murah senyum dan lincah, berubah menjadi anak yang pendiam, kaku dan grogi habis. Kami berusaha mensupport terus sampai akhirnya secara perlahan dia mulai enjoy dan bisa tersenyum. Stanley yang tidak ikut daftar sekolah malah merasa seperti pemilik sekolah tsb. Suaranya pula yang paling kuat terdengar di situ, belum lagi kami berdua menguasai arena permainan untuk bermain “GOL”. Tapi plakkk, Stanley sakit perut, dan minta ke Kamar Mandi. Haha, akhirnya konsentrasi ortu beralih ke Toilet, dan rupanya Stella ngelirik keluar ngga ada siapa-siapa, ihhhh.. nangis dia,haha.. Tapi untung cuma sebentar, akhirnya diam lagi. Dia mulai semangat lagi saat dikasi permainan oleh gurunya, dan membuat berbagai macam ilustrasi. Tapi mulutnya masih sering dikulum-kulum (tanda grogi). Sampai klimaksnya dia merasa sakit perut dan akhirnya masuk kamar mandi.Disinilah puncak stressnya selesai.

Masuk kelas lagi, kemudian Gurunya bertanya “siapa yang mau bernyanyi?” Wuih, ngga nyangka Stella angkat tangan. Dan jadilah dia bernyanyi di depan teman-temannya, tapi sayangnya ngga lagu kebanggaannya, tapi lagu cicak –cicak didinding, karena gurunya nyuruh nyanyiin lagu itu.. Dan itulah, akhirnya perlahan tapi pasti, groginya mulai hilang..

Tibalah waktunya pulang sekolah, kamipun pulanglah ke rumah.. Awalnya sedikit jaim, tapi akhirnya Stella mulai ceriwis lagi, dia bercerita tentang pengalamannya hari ini. Sampai akhirnya ketemu Ompungnya yang kebetulan ke Medan untuk pesta, Stella banyak cerita, tertawa dan lincah lagi, terutama dengan kehadiran Lasma yang dibawa Oppungnya dari kampong.

Stella-ku, tetap semangat ya Nak.. Jadilah yang terbaik !!