Kondisi sekitar Gunung Sinabung yang sempat mengeluarkan lahar panas masih status siaga. Kewaspadaan masyarakat di kaki gunung berapi itu masih perlu ditingkatkan.

Kepala sub bidang pengamatan gunung berapi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berpusat di Bandung, Agus Budianto, mengatakan kewaspadaan itu mengingat asap tebal masih mengepul keluar dari ledakan itu. “Aktifitas gunung berapi itu masih terjadi walau agak berkurang dibandingkan Minggu dinihari, namun kepanikan warga masyarakat masih terlihat hingga Minggu sore,” ujarnya, tadi malam.

Masyarakat yang bertempat tinggal dalam radius 6 km, Agus menghimbau tidak perlu khawatir dan kepanikan tentang aktivitas Gunung Sinabung.

Sementara masyarakat yang bertempat tinggal 2 km dari kawasan itu lebih baik mengungsi dari pada bertahan disana, mengingat hembusan asap yang terbawa angin masih menyelimuti daerah sekitar itu. “Apalagi kondisi dilapangan masih status kewaspadaan,” kata Agus.

Menurut Agus, kejadian Minggu malam, telah membakar lebih kurang 1 km lereng bagian selatan Gunung Sinabung itu khususnya pada ketinggian 1.200 meter hingga pada ketinggian 2.400 meter.

Tim masih terus memantau di lapangan sekaligus memberikan aba-aba kepada warga masyarakat tentang bahaya akibat letusan tersebut. “Dia selaku Kepala tim tanggap darurat Gunung Sinabung masih terus berkoordinasi dengan instansi terkait di lapangan,” ujarnya.

Editor: SATRIADI TANJUNG
http://www.waspada.com