KABANJAHE – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif, mengatakan, tidak bisa memastikan apakah Gunung Sinabung masih akan mengeluarkan ledakan atau tidak. Namun, aktivitas gunung tersebut sedang naik turun.

“Kalau gunung berapi telah meletus, biasanya aktivitasnya turun naik. Kadang-kadang dianggap meletus rupanya tidak jadi meletus. Sebaliknya, yang dianggap tidak meletus, ternyata meletus,” ujar Maarif menjawab Waspada Online, di Kabanjahe, malam ini.

Dikatakannya, oleh sebab itu, perlu adanya tindakan pencegahan untuk mengurangi resiko yang bakal terjadi. Untuk hal ini, imbuhnya, Bupati Karo telah melakukan langkah-langkah yang tepat. ”Bupati Karo telah melakukan langkah kongkrit untuk mengurangi korban akibat bencana. saya berikan apresiasi,” katanya.

Disebutkannya, langkah-langkah yang harus diambil pemerintah daerah, yaitu mengurangi resiko bencana. Seperti mengungsikan masyarakat ke tempat yang aman dan tepat. “Inilah hal terpenting dan seluruh dunia telah sepakat untuk melakukannya,” ujarnya.

Kemudian, dalam mengurangi resiko, harus memperhatikan orang tua, anak-anak dan penderita cacat. Selanjutnya, pemerintah daerah harus mempertanggungjawabkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Mengenai aktivitas Gunung Sinabung, ia mengatakan bahwa yang berwewenang mengenai hal itu adalah Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono. ”Saya hanya managemen bencana alamnya saja,” ujarnya.
(dat02/wol)

sumber : http://www.waspada.co.id