Seperti sudah diduga sebelumnya trio asing yang sebelumnya menjalani seleksi di PSMS Medan, yakni Martial Poengoe, Rodrigo Santoni dan Luciano Theiler, akhirnya dipulangkan.

Ketiganya gagal menunjukkan performa yang memuaskan tim pemandu bakat. Dengan demikian, pemain asing yang tersisa tinggal Alejandro Tobar yang baru bergabung pada Jumat (27/8) lalu.

Ketiganya tidak lagi terlihat pada latihan di Stadion Teladan, Senin sore tadi. Menurut anggota tim pemandu bakat, Suyono, ketiganya sudah dipulangkan pada Minggu kemarin. “Ketiganya memang kita putuskan untuk dipulangkan. Kemampuan mereka tidak menonjol dari pemain lokal,” ujar Suyono.

Sinyal bakal dipulangkannya trio asing itu sudah kentara usai laga ujicoba kontra Sumut FC, Sabtu (28/8) lalu. Khusus Santoni, performanya belum mampu memikat perhatian tim pemandu bakat.

Untuk Martial, dua gol yang dicetak ke gawang Sumut FC pun tidak banyak menolong statusnya di PSMS. Padahal striker asal Kamerun itu mampu menyingkirkan beberapa kandidat striker asing lainnya.

Bagi Luciano Theiler, permainannya yang tidak terlalu istimewa mengawal benteng pertahanan PSMS masih kalah dibandingkan bek-bek lokal PSMS yang memang sudah cukup baik penampilannya.

“Luciano sebenarnya lumayan, tapi untuk lini belakang kita sudah solid. Kalau tidak ada pemain yang benar-benar menonjol, tentu tidak akan kita rekrut. Apalagi lini belakang kita sudah cukup kuat,” tambah pria yang akrab disapa Yono ini.

Dengan begitu, legiun asing kini tinggal Alejandro Tobar yang berposisi sebagai gelandang. Padahal PSMS sangat membutuhkan kehadiran striker asing untuk mengatasi masalah lini depan. Satu-satunya striker yang dipunyai adalah Rinaldo, eks PSLS Lhoksuemawe.

“Mau bagaimana lagi striker asing yang seleksi tidak ada yang penampilannya memuaskan? Untung masih ada Rinaldo yang kemampuannya bisa diandalkan,” tambah Yono.

Harapan selanjutnya adalah Itilo Roberto Acosta, eks striker PSM Makassar yang dikabarkan akan segera bergabung. Namun hingga Senin tadi, Acosta belum juga tiba di Medan. Selain itu, kapasitasnya juga belum diketahui.

“Kabarnya Acosta memang mau datang, tapi kita lihat dulu kemampuannya. Mudah-mudahan seperti yang kita harapkan,” pungkas pegawai PT Pos Indonesia ini.

sumber ; http://www.waspada.co.id