Demi mempermudah aktivitas pemantauan Gunung Sinabung pasca bencana secara real time, Indosat Mega Media (IM2) menyediakan “mata” yang bisa digunakan masyarakat dan pihak-pihak terkait.

“Mata” yang dimaksud ialah fasilitas VSAT Mobile beserta kamera yang disediakan IM2 dan kemudian dipancarkan melalui satelit dan bisa diakses lewat internet. Teknologi ini lazim digunakan untuk memantau lokasi-lokasi bencana.

“Setiap ada bencana kita ikut membantu membangun infrastruktur. Ini untuk mempermudah masyarakat atau pihak terkait mendapatkan informasi yang cepat dan akurat,” ujar Manager Corporate Secretary IM2, Andri Aslan kepada detikINET, Rabu (15/9/2010).

Koneksi kamera di Gunung Sinabung ini, lanjut Andri, merupakan kerjasama antara pihaknya dengan Badan Geologi/PVMBG.

“Sebenarnya koneksi ini sudah bisa diakses sejak tanggal 8 September 2010 yang lalu. Jadi bagi masyarakat yang ingin memantau kondisi saat ini di gunung tersebut, bisa mengklik tautan ini,” jelasnya.

Saat dijajal detikINET, kamera monitoring ini dengan jelas menggambarkan kondisi gunung yang sempat meletus akhir Agustus silam. “Tinggal klik saja ikon mata. Maka akan muncul visual dari gunung tersebut,” katanya.

Kamera monitoring dipasang di posko pengamatan Vulkanologi Badan Geologi yang terletak di kawasan Kecamatan Simpang Empat. Dan rencananya akan terus terpasang hingga status di gunung tersebut benar-benar aman.

“Ini merupakan program CSR yang sering kita lakukan setiap kali ada bencana di Indonesia. Namun untuk pemasangan kamera monitoring, baru kali ini kita lakukan. Sebelumnya seperti di Padang ataupun Tasikmalaya, saat gempa kita bangun infstruktur untuk akses internet,” paparnya.

Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali meletus dan menyeburkan asap yang sangat tebal pada Jumat (3/9/2010). Letusan ini merupakan yang terganas sejak gunung ini mulai meletus 29 Agustus lalu.

sumber : detikinet