Tubuh kita membutuhkan banyak protein untuk meningkatkan kekuatan tulang, otot, kulit, dan sel-sel. Perlu dipastikan bahwa asupan protein kita cukup tiap harinya. Tetapi apakah semua protein itu baik?

Alexa Schmitt, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum di Massachusetts, mengatakan bahwa ada protein yang ‘baik’ dan ‘buruk’. Semua itu tergantung kandungan lemak jenuh didalamnya.

Seperti yang dikutip dari everydayhealth, protein yang mengandung lemak jenuh tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung. Agar tidak salah, berikut beberapa sumber protein yang baik.

1. Daging
Schmitt mengatakan bahwa salami, steak, dan ayam lengkap dengan kulitnya merupakan makanan yang tinggi akan protein namun juga mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sebuah steak dengan ukuran 6 ons memiliki hampir seluruh protein yang Anda butuhkan dalam satu hari, tapi kandungan lemak jenuh hampir mencapai 75 persen dari kebutuhan harian Anda.

Walau begitu, Anda tidak perlu takut mengonsumsinya. Schmitt merekomendasikan, “cobalah untuk makan daging hanya sekali atau dua kali seminggu,” ujarnya.

2. Daging tanpa lemak
Daging ayam (tanpa kulit), kalkun dan ikan memiliki 95 persen kandungan protein namun memiliki sedikit lemak, terutama lemak jenuh yang dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

3. Kedelai
Schmitt mengatakan bahwa kedelai merupakan makanan kaya akan protein dan rendah lemak jenuh. Dia merekomendasikan kedelai edamame dan alternatif daging vegetarian seperti nugget kedelai dan burger vegetarian untuk dikonsumsi sehari-hari.

4. Kacang
Semua varietas biji merupakan sumber protein yang baik dan rendah lemak jenuh. Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.

5. Produk susu (Dairy Product)
Makanan-makanan yang berbahan dasar susu sering diabaikan sebagai sumber protein, namun Anda perlu berhati-hati, ada beberapa produk susu yang mengandung lemak jenuh yang tinggi. Seperti rekomendasi dari Schmitt, sebaiknya konsumsilah keju cottage, keju ricotta dan yogurt sebagai makanan berprotein rendah lemak.

sumber : wolipop.com