Majalah Forbes merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010. Kekayaan 40 orang itu mencapai US$71 miliar atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar US$42 miliar.

Pada urutan pertama, pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono, tercatat sebagai orang paling kaya di Indonesia. Total kekayaannya senilai US$11 miliar.

Dalam daftar itu terdapat tujuh pendatang baru dengan total kekayaan lebih dari US$8 miliar. Salah satu di antaranya Kiki Barki, pengusaha tambang batu bara melalui PT Harum Energy Tbk.

Pundi-pundi kekayaan Kiki berkat debut penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikenal sebagai salah satu pasar paling aktif di Asia.

Harum Energy yang merupakan perusahaan grup Tanito Coal itu melepas saham sebanyak 500 juta unit dengan harga penawaran Rp5.200 per saham. PT Ciptadana Securities selaku penjamin pelaksana emisi menyatakan perseroan membukukan dana sekitar Rp1,04 triliun dari penawaran umum perdana itu.

Kiki adalah salah satu dari lima konglomerat batu bara yang untuk pertama kali masuk dalam daftar 40 teratas orang terkaya di Indonesia. Kekayaan Kiki Barki mencapai US$1,7 miliar.

Namun, yang terkaya dari semua pendatang baru adalah Sri Prakash Lohia, penduduk asli India yang sekarang menjadi warga negara Indonesia ini mengendalikan bisnis produsen poliester terbesar di Indonesia, Indorama Synthetics. Kekayaan yang dihimpun Lohia tercatat sekitar US$2,65 miliar.

Kakaknya Ashoke, yang berkedudukan di Thailand, juga miliarder, seperti saudara iparnya Lakshmi Mittal, yang merupakan warga negara Asia terkaya kedua yang tinggal di London.

Berikut ini tujuh orang kaya baru Indonesia:

1. Sri Prakash Lohia US$2,65 miliar
2. Kiki Barki US$1,7 miliar
3. Benny Subianto US$1,05 miliar
4. Agus Lasmono Suwikatmono US$845 juta
5. Tahir US$805 juta
6. Wiwoho Baduki Tokronegoro US$575 juta
7. Engki Wibowo dan Jenny Quantero US$560 juta

sumber : vivanews