PSMS Medan akhirnya sukses mengakhiri paceklik kemenangan. Tadi malam di Stadion Teladan, Ayam Kinantan kembali berkokok usai menundukkan Persires Rengat 3-0. Dua gol Gaston Castano dan satu dari kaki Kurniawan Dwi Julianto menghentikan perlawanan Persires.

Sejak awal, PSMS langsung menggempur pertahanan Persires. Serangan dibuka lewat Kurniawan yang mencoba menerobos kotak penalti, namun aksi si Kurus masih mampu digagalkan lini belakang Persires.

Di aksi keduanya, si Kurus sukses menjebol gawang lawan. Umpan mendatar Faisal Azmi dimaksimalkan striker bernomor punggung 10 ini lewat sontekan yang mengecoh kiper Persires, Hendra Wahyudi, saat laga berjalan lima menit.

Unggul satu gol tak menyurutkan serangan Ayam Kinantan, Kurniawan kembali menghadirkan peluang lewat tendangan voli yang masih melambung di atas mistar. Berikutnya umpan silang Rahmad kembali disambut Kurniawan lewat tendangan first time yang belum mengarah ke sasaran.

PSMS hampir saja memperbesar keunggulan setelah wasit menghukum Persires dengan penalti menyusul handsball pemain Persires di kotak terlarang. Sayang, Gaston gagal menceploskan bola setelah tendangannya diamankan Hendra Wahyudi.

Persires yang terus-terusan diserang sempat mengancam gawang PSMS. Lewat bola mati, Kiki Susanto dua kali membuat kiper PSMS Andi Setiawan mati langkah. Beruntung tendangannya membentur mistar. Suharto lalu memasukkan Jose Sebastian untuk meningkatkan serangan.

Di babak kedua, PSMS semakin menggila. Tendangan Jose Sebastian mampu dihalau Hendra Wahyudi. Hendra kembali menjadi penyelamat setelah berjibaku menepis tendangan voli Gaston. Di menit 57. Stadion Teladan kembali bergemuruh setelah umpan satu dua Gaston dan Jose berakhir dengan tendangan Gaston yang tak mampu dihalau Hendra di menit 57.

Menit 73, Gaston menyempurnakan kemenangan PSMS menjadi 3-0 memanfaatkan umpan Rinaldo yang menerobos pertahanan Persires. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit, PSMS unggul 3-0.

Kemenangan ini pun disambut meriah kubu PSMS. Asisten Pelatih PSMS, Edy Syahputra berharap kemenangan tersebut menjadi awal kebangkitan PSMS. “Kita sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Kalau kita lihat memang peluang banyak tapi pemain terlalu terburu-buru jadi mereka tidak fokus. Berapa pun golnya tak masalah. Yang penting kita petik
poin penuh,” tambah Edy.

Sementara kubu Persires memuji kerja keras anak asuhnya untuk menahan PSMS. “Anak-anak sudah berjuang dengan semangat yang tinggi. Kita harusnya bisa lebih banyak kebobolan,” tukas Manajer Persires, Zulfahmi Adrian.

sumber : http://www.waspada.co.id