Hampir seluruh bagian tubuh manusia mulai dari darah, otak, mata, paru-paru, kulit hingga tulang belulang bisa terkena kanker. Jika ada bagian tubuh yang tidak mungkin terkena kanker, maka bagian itu hanyalah rambut dan kuku.

“Rambut dan kuku tidak bisa kena kanker karena merupakan jaringan mati, makanya bisa dipotong,” ungkap dr Joni Fauzi, Deputi Direktur Ethical PT Kalbe Farma dalam bincang-bincang dengan media di Penang Bistro, Menteng, Jakarta, Selasa (5/4/2011).

Menurut dr Joni, selain di kedua bagian tubuh tersebut kanker bisa menyerang bagian manapun pada tubuh manusia. Paru-paru termasuk bagian tubuh paling banyak diserang kanker, dengan angka kematian tertinggi di tahun 2008 yakni 1,4 juta jiwa di seluruh dunia.

Data organisasi kesehatan dunia WHO tahun 2008 menempatkan perut di peringkat kedua bagian tubuh paling banyak diserang kanker, dengan tingkat kematian 740.000 jiwa. Berturut-turut di bawahnya adalah hati (700.000 kematian), kolorektal (610.000 kematian) dan payudara (460.000 kematian).

Lebih parahnya, hingga saat ini penyebab kanker belum pernah bisa dipastikan meski banyak yang mengaitkannya dengan polusi dan gaya hidup. Pengaruh faktor genetik juga sering disebut-sebut, namun banyak yang mengangapnya peranannya tidak terlalu besar.

“Saya pikir faktor genetik tidak terlalu besar peranannya. Ambil contoh zaman dahulu kakek-neneknya tidak ada yang punya riwayat terkena kanker, sekarang anak cucunya bisa saja tiba-tiba terkena kanker,” tambah dr Joni.

Satu-satunya jenis kanker yang sudah mendapat titik terang soal faktor pemicunya hanyalah kanker serviks atau leher rahim, yang salah satunya dipicu oleh infeksi Human Papiloma Virus (HPV). Oleh karena itu jenis kanker yang hanya menyerang kaum perempuan ini risikonya sudah bisa dikurangi dengan pemberian vaksin HPV.

sumber : detikHealth