Kolesterol darah naik? Atau memiliki masalah dengan kesehatan jantung? Cobalah teliti makanan apa saja yang sering Anda makan. Selain gaya hidup sehat yang harus diterapkan, beberapa makanan sehat alamipun wajib disantap setiap hari. Semuanya mudah didapat!

Tidak cukup hanya dengan menerapkan pola hidup sehat saja, makanan pun merupakan kunci utama yang cukup berpengaruh terhadap perkembangan penyakit. Salah satunya kolestrol darah yang bisa beresiko terjadinya serangan jantung.Hal ini bisa dihindari dengan pola hidup sehat serta makan makanan sehat secara teratur.

Penyakit jantung bisa datang karena dipicu oleh kandungan kolesterol darah yang tinggi. Banyak orang tidak menyadari jika kadar kolesterolnya sudah meningkat tajam. Agar jantung tetap sehat dan kolesterol darahpun normal, 5 makanan pilihan ini bisa dikonsumsi secara teratur.

Oatmeal
Oatmeal mengandung serat larut yang bisa mengurangi penyerapan kolestrol ke dalam aliran darah. Makan 1 � cup oatmeal matang mampu memberikan 6 gram serat yang mampu menurunkan kadar kolestrol buruk atau LDL.

Ikan
Makan ikan yang mengandung asam lemak omega-3 bisa memelihara kesehatan jantung serta mengontrpl tekanan darah. Bagi orang yang sudah terkena serangan jantung, mengkonsumsi minyak ikan atau asam lemak omega-3 bisa mengurangi resiko mati mendadak.

Kacang – kacangan
Kenari, almond, dan kacang – kacangan lainnya bisa mengurangi kolestrol dalam darah. Kacang-kacangan ini juga kaya akan asam lemak tak jenuh ganda yang bisa membantu menjaga pembuluh darah tetap sehat.

Minyak zaitun
Minyak jenis ini mengandung campuran antioksidan potensial yang bisa menurunkan kolestrol buruk dan meningkatkan kolestrol baik dalam darah. Food and Drug Administration Amerika menyarankan, makan 2 sdm atau 23 gram minyak olive setiap hari secara teratur untuk memelihara kesehatan jantung.

Makanan yang mengandung sterol atau stenol
Makanlah makanan yang mengandung sterol dan stenol seperti margarin, buah atau jus jeruk, dan yogurt. Makanan ini bisa membantu menahan penyerapan kolestrol sebanyak 10%, sehingga mengurangi resiko terkena kolestrol buruk dan terserang penyakit jantung.

sumber : detikHealth